Situs ini memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat khalayak, guna representasi sebuah jalur paradigma yang unggul dalam informasi
Selasa, 28 Juni 2022
Mercon Meledak: Rumah Warga Di Madiun Berantakan
Kamis, 21 April 2022
5 Kata-kata Mutiara Ra.Kartini, Yang jatuh pada Kamis, 21 April 2022
Rabu, 20 April 2022
ATTA HALILINTAR: Inilah penghasilan dari YOUTUBE-nya
Bus Jaya tabrak motor, dan pohon di Madiun, Baginilah kondisi penumpang
Sopir Bus Jaya, Tuyuni, mengatakan kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Ponorogo menuju Madiun. Sesampainya di lokasi kejadian, bus menghindari mobil sedan putih yang melaju dari arah Madiun. “Ada sedan ngeblong dari arah berlawanan. Saya menghindari ke kiri, kemudian mau ambil ke kanan ternyata ada sepeda motor itu,” - Ujarnya.
Tuyuni menuturkan sepeda motor tersebut berhenti di marka tengah hendak menyebrang jalan ke kanan. Lantaran kaget dengan keberadaan sepeda motor itu, pengemudi bus pun membanting setir ke kiri dan menbarak pohon yang ada di pinggir jalan. Namun, ternyata sepeda motor itu tetap tertabrak.
“Laju bus pelan. Jadi sepeda motor itu tertabrak sedikit,” - Ujarnya.
Kedua orang yang mengendarai sepeda motor itu terpental dan pingsan. Di sisi lain, kondisi penumpang bus tidak ada yang terluka. “Tadi ada 16 penumpang. Sudah dialihkan ke bus lain,” ujarnya.
Dalam evakuasi bus yang menabrak pohon ini, menjadikan jalanan mancat dan proses evakuasi berjalan dengan cukup lama.
Selasa, 19 April 2022
Rizki Ahsan: Resmi menjalin kontrak 3 musim grub Nurul Falah
Senin, 11 April 2022
Kami mengecam: Claim Malaysia tehadap Reog Ponorogo !!!!
Minggu, 10 April 2022
Aksi Solidaritas: Tolak Claim Malaysia terhadap Reog Ponorogo‼️‼️
ORASI Claim Reog Ponorogo: Di Alun-alun Ponorogo
Malaysia akan Claim Reog ke UNESCO, Warganet Indoensia Murka: Jelas-jelas Reog adalah Budaya Indonesia tepatnya di Ponorogo
Muhadjir Efendi mengatakan bahwa Malaysia berencana ingin mengajukan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya mereka.
Menko PMK juga mengatakan bahwa Indonesia harus lebih dulu mengusulkan Reog Ponorogo ke UNESCO.
Sebelumnya, Reog Ponorogo masuk nominasi tunggal Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritagen/ICH) setelah sebelumnya tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Mendikbud RI pada 2013.
Rencananya, Malaysia akan mendaftarkan kesenian Reog Ponorogo ini dengan nama "Barongan" ke UNESCO.
Rabu, 30 Maret 2022
Mahasiswa Ponorogo Melakukan Aksi Demo di Gedung DPR ❗❗
Rabu, 20 Oktober 2021
Kelangkaan BBM jenis solar mengakibatkan antrian panjang di SPBU Mlilir
Selasa, 21 September 2021
FENOMENA BUDAYA POPPULER "BRAND STARBUCK"
Selasa, 07 September 2021
MAHASISWA “BENTROK” DENGAN POLISI SAAT KUNJUNGAN PRESIDEN
Sedikitnya 30 mahasiswa menggelar aksinya di Perempatan Pasar Bondrang, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.
Aksi yang dipimpin Alfanda Qoids, Mahasiswa Unmuh Ponorogo sempat bergerak menuju Waduk Bendo, lokasi Presiden RI bersama rombongan. Namun, oleh Dalmas Polres Ponorogo dan Polsek Sambit. Rombongan mahasiswapun dialihkan melalui jalur desa Bondrang, Kecamatan Sawoo.
Karena aksinya dihadang sempat terjadi kericuhan antara mahasiswa dan polisi. Ada yang terlihat mengalami luka-luka ringan baik pada aparat maupun mahasiswa.
Dalam tuntutannya, mahasiswa membentangkan berbagai poster bertuliskan Cabut Omnibuslaw, Gratiskan biaya pendidikan dimasa Pandemi Covid-19, No Justice No Peace dan Sahkan UU PKS secara utuh.
Aksi ricuh sempat mereda setelah perwakilan aksi diterima Kompol Basuki Nugroho, selaku Kabag Ops Dan Kasat Intel Polres Ponorogo.
Mahasiswapun menyampaikan kritikan terhadap aparat yang refresif terhadap aksi tersebut, padahal akan menyampaikan hak menyuarakan pendapat dimuka umum. Termasuk mengkritik terkait penetapan PPKM yang masih tebang pilih.
Dalam kesempatan itu mahasiswa juga mendesak pemerintah menghentikan PPKM, mendesak pemerintah mencabut Omnibuslaw, serta pemerintah menghentikan rezim otoriter.
Selain itu mahasiswa juga menuntut dengan tegas mengesahkan RUU PKS secara utuh, mendesak pemerintah untuk melakukan reforma agraria supaya tidak terjadi ketimpangan perampasan lahan oleh oligarki dan korporasi dan menolak adanya penyederhanaan perizinan usaha tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan akibat dari eksploitasi alam meningkatkan konflik agraria dan ketimpangan.
Tepat pukul 14.30, aliansi mahasiswa membubarkan diri dan kembali ke titik kumpul awal di barat stadion Betoro Katong dengan pengawalan Polres Ponorogo.(pik)